Showing posts with label Kamar Tidur. Show all posts
Showing posts with label Kamar Tidur. Show all posts

Friday, July 16, 2010

Gangguan Saat Tidur

(PROPERTI.BIZ edisi 53 / Juli 2010)

Dear Pak Felix,

Saya ingin menanyakan feng shui kamar tidur saya, apakah tata letak dan susunan nya sudah pantas atau tidak untuk kamar tidur A. Karena saya mengalami susah tidur & gelisah dan belakangan ini selalu mimpi buruk.

Bisakah memberi susunan & tata letak kamar yang baik supaya feng shui kamar saya mendatangkan hoki dan terbebas dari hawa-hawa negatif yang selalu mengganggu saya?
Design kamar saya ada didalam attachment file.

Thanks & Regards,
Rudy Susanto

Jawab:

Terima kasih kepada Bapak Rudy untuk pertanyaannya.
Memang betul apabila penatan energi ruang tidur secara Feng Shui ada yang salah bisa mengakibatkan terganggunya kita pada saat tidur, antaralain bisa menyebabkan sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau mimpi buruk, namun perlu diketahui juga, bahwa penataan ruangan secara Feng Shui yan salah ini bukanlah satu satunya penyebab dari terganggunya istirahat kita, karena masih ada kemungkinan kemungkinan disebabkan oleh faktor lain. Namun saya akan coba untuk mengaudit layout kamar tidur bapak dari sisi Feng Shui. Sayang sekali bapak tidak memberikan gambar untuk posisi jendelanya, maka saya akan membahas semampu saya, dan akan saya berikan saran saran secara umum.

Dari hasil pengamatan saya dari layout yang Bapak berikan, secara umum tidak ada suatu masalah yang mendasar karena walaupun ada posisi ranjang yang langsung menghadap ke area pintu masuk kamar, (ranjang di sebelah kanan) namun di antara posisi ranjang dengan pintu masih ada lemari dan meja rias yang menghalangi, sehingga angin tidak langsung melewati ranjang, namun yang saya khawatirkan apakah di bagian belakang ranjang tersebut (area belakang kepala) ada posisi jendela? apabila ada, hal tersebut kurang baik,karena walaupun dalam kondisi tertutup biasanya jendela masih memiliki celah kecil, dimana angin akan masuk dan langsung mengenai area kepala. maka disarankan untuk memutar posisi tempat tidur 90 derajat, sehingga posisi kepala ranjang berada di sisi yang ada dindingnya, dan posisi dari jendela ke ranjang diberi jarak minimal 60cm, selain untuk jalan, posisi ini akan membuat angn yang masuk dari jendela tidak langsung mengenai ranjang.

Selain itu berdasarkan pengamatan saya, yang memungkinkan menyebabkan kondisi yang kurang baik adalah apabila meja rias yang berada di depan ranjang terdapat cermin, dimana posisi cermin ini akan memantulkan bayangan kita pada saat tidur. Usulan saya, apabila memungkinkan, posisi cermin diputar juga 90 derajat, sehingga pada saat bapak tidur, bapak tidak dapat melihat bayangan bapak sendiri. apabila tidak memungkinkan untuk diputar, pada saat tidur, cermin dapat ditutup menggunakan kain. Satu hal lagi yang mungkin dapat membantu, pastikan di atas posisi tempat tidur tidak ada balok yang melintang, apabila ada, posisi ranjang dapat digeser menjauhi posisi balok tersebut. Semoga berguna.

Saturday, September 26, 2009

Posisi Kamar Tidur di atas Garasi Mengurangi Keharmonisan

(PROPERTI.BIZ edisi 43 / September 2009)

Yth. Bapak Felix,

Kebetulan kami baru saja membeli rumah second, setelah kami pindah ke rumah tersebut, kami baru sadar bahwa sebagian dari kamar tidur utama berada di atas garasi. Saya ingat pernah membaca di salah satu majalah mengenai kondisi ini, dan dikatakan bisa mengganggu keharmonisan dalam rumah tangga. Maka setelah mengetahui posisi kamar kami sebagain berada di atas garasi, saya jadi khawatir apalah setelah kami menempati rumah baru ini cukup lama, akan mengakibatkan masalah dalam keluarga kami. maka kami ingin minta tolong untuk mendapatkan kiat-kiat dan saran dari Pak Felix, untuk mengurangi efek buruk dari hal tersebut. apakah ada cara untuk mengatasinya dengan tanpa melakukan pembongkaran besar? terima kasih sebelumnya.

Salam, Rowinna



Jawab

Salam Ibu Rowinna, mengenai masalah dimana posisi kamar tidur yang berada di atas garasi dapat menimbulkan masalah dalam kehidupan berkeluarga, memang benar dan dibahas dalam permasalahan Feng Shui, namun ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu inti permasalahannya, baru nanti saya akan coba membantu dalam pemecahan masalahnya.

Masalah yang dapat timbul apabila posisi kamar tidur berada di atas garasi adalah karena :
  1. Kondisi garasi pada desain-desain rumah pada umumnya, apabila dalam keadaan tertutup biasanya kondisinya gelap dan kurang ventilasi. hal ini dapat mengakibatkan ruangan garasi bersifat lembab dan dingin. atau dalam bahasa Feng Shui bersifat terlalu yin. Karena frekwensi diaktifkannya ruangan ini sangat jarang apabila dibandingkan dengan ruangan ruangan lainnya. apalagi apabila garasi ini berupa basement. Efek dari ruangan yang terlalu yin, biasanya mengganggu dalam hal kelembaban, yang memungkinkan lantai pada ruang kamar diatasnya akan ikut lembab, sehingga mengakibatkan kamar tidur menjadi kurang segar, selain itu apabila penghuni kamar adalah orang yang penakut, biasanya secara psikologis sering terganggu, karena kemungkinan membayangkan hal-hal yang menyeramkan apabila ruangan di bawah kamarnya adalah ruangan yang cukup besar dan gelap. Maka rata-rata saat ini desain garasi lebih sering dibuat terbuka ke area taman belakang, sehingga ventilasi dan pencahayaannya baik.
  2. Apabila kita akan mengeluarkan kendaraan dari garasi, pintu yang pada umumnya berupa pintu geser atau lipat, biasanya pada saat dibuka akan menimbulkan getaran dan bunyi. Selain getaran dari pintu, getaran mesin dan knalpot kendaraan yang baru saja dinyalakan biasanya dapat dirasakan cukup kencang di lantai atasnya. Hal initentu saja dapat mengganggu orang yang sedang beristirahat di kamar tersebut.
Dari kedua hal tersebut di atas, kemungkinan akan mengakibatkan dapat terganggunya istirahat kita. Permasalahan biasanya muncul dari istirahat yang terganggu, karena apabila kita tidak dapat beristirahat dengan baik, biasanya yang paling pertama terganggu adalah masalah kesehatan kita, dan akhirnya dapat merembet ke masalah-masalah lainnya, seperti masalah finansial dan masalah keharmonisandalam hubungan keluarga, karena biasanya kalau kita kurang tidur, maka akan menyebabkan orang mudah emosi, sehingga bisa juga mengakibatkan percekcokan dalam rumah tangga.

Untuk menanggulangi masalah ini yang paling baik adalah, apabila di rumah Ibu ada kamar lain yang tidak terpakai atau yang fungsinya lebih bersifat aktif seperti ruang kerja, ada baiknya posisi ruangannya ditukar. Tapi apabila tidak memungkinkan, langkah yang dapat membantu adalah dengan menambah lubang ventilasi dan pencahayaan, sehingga ruangan garasi ini tidak terlalu lembab dan menyeramkan. Untuk masalah yang kedua, kita dapat mengatasinya dengan memilih pintu garasi yang lebih ringan bahannya, misalkan sekarang ini ada pintu yang terbuat dari alumunium atau model pintu garasi yang pembukaanya ke arah atas (overhead door), dan biasanya dibantu menggunakan mekanik, sehingga tidak terlalu bergetar dan berisik. Selain itu perawatan rutin seperti memberi pelumas pada roda dan rel pintu juga dapat membantu. Dan diharapkan untuk tidak memanaskan mesin kendaraan di dalam garasi, selain berisik, gas buangnya juga berbahaya.

Semoga Bermanfaat.

Wednesday, April 22, 2009

Posisi Kamar Tidur Bersebelahan dengan Ruang Makan Atau Dapur

(PROPERTI.BIZ edisi 40 / Juni 2009)

Yth. Bapak Felix,
Saya ingin menanyakan bagaimana bila posisi kamar tidur bersebelahan dengan ruang makan dan dapur ? apakah dari sisi feng shui baik ? mengingat lahan tanah kami terbatas. Bila tidak baik apakah ada cara untuk meng-kias-nya ?
Terima kasih atas bantuan sarannya.
Hormat saya,Gunawan

Jawab:

Terima kasih Pak Gunawan atas pertanyaannya, mengenai posisi tempat tidur yang bersebelahan dengan ruang makan atau ruang dapur, secara umum hal tersebut sulit untuk bisa dibilang baik atau buruk. Karena dalam analisa Feng Shui seharusnya keberadaan posisi kamar tidur ini perlu dicheck posisinya berada di area sebelah mana pada bangunan (misalkan posisinya berada di sektor Barat Laut bangunan). Lalu posisi ini perlu dicheck kondisi energinya berdasarkan peta pola energi yang didapatkan dari arah hadap bangunannya, apakah posisi tersebut memiliki energi yang cocok dengan fungsi ruang tidur, yaitu memiliki energi yang baik untuk kegiatan pasif atau tidak. Jadi untuk mengetahui secara detail, apakah posisi tersebut baik untuk ruang tidur atau tidak, kita memerlukan data arah hadap bangunan dan denah bangunan. Sayang sekali Bapak Gunawan tidak menyertakan data-data tersebut, maka saya tidak bisa membahasnya secara detail.

Namun saya akan mencoba membahas secara umum, biasanya yang menjadi pertanyaan orang awam mengenai posisi kamar tidur disebelah ruang dapur atau ruang makan adalah, karena banyak orang mengatakan bahwa menempatkan ruang tidur yang bersebelahan dengan dapur dapat mengakibatkan orang tersebut berat jodoh. Hal ini mirip dengan apa yang pernah saya bahas di edisi sebelumnya yang berjudul "Kamar Tidur Anak di Atas Dapur Menyebabkan Berat Jodoh". Jadi dapat Bapak baca, pada artikel tersebut sempat dibahas sedikit mengenai ruang tidur di sebelah dapur, penjelasannya kurang lebih sama. Jadi untuk singkatnya, posisi ini tidak terlalu menyebabkan masalah.

Mungkin yang lebih perlu di perhatikan dan belum sempat dibahas pada artikel sebelumnya adalah mengenai posisi ranjang di kamar tidur apabila langsung bersebelahan dengan dapur, yang memiliki sedikit masalah adalah apabila posisi kepala ranjang langsung menempel pada dinding yang dibaliknya terdapat kompor atau bak cuci piring. Hal ini menurut analisa Feng Shui kurang baik. Secara logika pada kondisi bangunan jaman sekarang pun dapat dijelaskan, yaitu apabila posisi kepala ranjang langsung menempel pada dinding yang dibaliknya terdapat kompor atau bak cuci, misalkan suatu saat ada seseorang yang sedang tidur di ranjang tersebut dan pada saat yang bersamaan ada pula yang sedang memasak atau mencuci piring, biasanya suara bising kegiatan di dapur akan terdengar sekali oleh orang yang sedang tidur, maka hal ini dapat mengganggu ketenangan orang yang sedang beristirahat, yang secara tidak langsung akan mengakibatkan hal - hal yang kurang baik terhadap kinerja ataupun kesehatan seseorang. Terlebih apabila terdapat kebocoran saluran, maka tembok tersebut akan menjadi lembab, dan kemungkinan akan mengganggu kesehatan orang yang menggunakan ranjang tersebut. Maka ada baiknya perletakkan ranjang tidak langsung menempel pada dinding yang terdapat kompor atau bak cuci.

Untuk mengenai posisi ruang tidur yang berada di sebelah ruang makan pada umumnya tidak ada masalah. Karena pada ruang makan tidak terdapat hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan dan dari sifat energinya termasuk serupa, yaitu membutuhkan energi yang bersifat pasif, lain halnya dengan area dapur yang memerlukan energi yang bersifat aktif. Semoga Bermanfaat.


Monday, February 9, 2009

Kamar Tidur Anak di Atas Dapur Menyebabkan Berat Jodoh?

(PROPERTI.BIZ edisi  37 / Pebruari 2009)

Yth. Bapak Felix, 
Saya ingin bertanya mengenai bagaimana hubungan antara Feng Shui dengan masalah perjodohan. Saya memiliki seorang putri yang karirnya di tempat bekerja cukup baik, teman - temannya pun cukup banyak, tetapi sampai saat ini belum juga menikah, padahal umurnya sudah 33 tahun.

Saya pernah menceritakan tentang hal ini kepada teman saya, yang kebetulan sedikit banyak mengerti soal Feng Shui. Ternyata setelah dianalisa oleh teman saya, ia mendapati posisi ruang tidur anak saya berada di atas dapur. Dan beliau menyimpulkan bahwa anak saya menjadi terlalu aktif dalam bekerja dan bintang romancenya terbakar, sehingga sulit untuk menemukan jodohnya. Apakah benar seperti itu? Apabila benar bagaimana cara penanggulangannya? Terima kasih. Dari ibu Adina- Bandung

Jawab:

Terima kasih Ibu Adina untuk pertanyaannya. 
Mengenai masalah susah mendapatkan jodoh, sebenarnya faktor yang mempengaruhinya banyak sekali, dan belum tentu yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah dari masalah Feng Shui. Oleh karenanya, sebaiknya kita menyelidiki terlebih dahulu apa akar permasalahannya. Yang sangat di sayangkan, banyak orang sudah langsung mengambil kesimpulan hanya dari 1 atau 2 faktor saja, dan langsung menyimpulkan bahwa masalah tersebut adalah masalah Feng Shui.

Untuk teori Feng Shui yang bisa dikaitkan dengan masalah perjodohan, seperti halnya masalah larangan menempatkan ruang tidur di atas atau di sebelah dapur, sebetulnya tidak spesifik menyebabkan masalah perjodohan. Memang secara umum, teori Feng Shui menyebutkan bahwa tidak baik menempatkan ruang tidur di atas maupun di sebelah dapur. Namun sebelumnya saya ingin menceritakan terlebih dahulu konsep dasarnya, mengapa hal tersebut tidak baik.

Pada jaman dahulu, di ruangan dapur kompornya masih menggunakan kayu bakar, dimana biasanya pada saat memasak menimbulkan asap yang cukup hitam dan membuat udara sedikit sesak. Belum lagi pada waktu itu belum ditemukan exhoust fan. Maka ruangan yang berada di dekat dapur pun terkena efek asap tersebut. Apalagi bila rumah tersebut berlantai 2 (lantai masih menggunakan bahan kayu, belum ada dak beton), di mana ruangan yang tepat di atas dapur akan terkena polusi dari asap hasil pembakaran dapur secara langsung, karena adanya celah celah sambungan lantai kayu. Dengan begitu orang yang tidur di lantai atas serta sebelah ruangan dapur akan terganggu. Minimal udaranya sesak, adanya noda hitam, kamar berbau, dan tidak nyaman dipakai untuk tidur. Tentunya hal ini sangatlah mengganggu. Ketidaknyamanan ini akan menyebabkan orang yang menggunakan ruang tidur yang berada di sebelah dapur atau di lantai atas dapur menjadi mudah sakit, dan efeknya sangat luas, antara lain menurunnya kinerja (buruk dalam hal finansial), wajah tampak lesu karena sering sakit sakitan (tidak menarik). Maka otomatis orang yang tidak menarik akan sulit mendapatkan jodoh.

Untuk jaman modern ini, karena teknologi kompor di dapur sudah semakin canggih, adanya cooker hood sebagai alat penghisap asap, lantai bangunan pun pada umumnya menggunakan dak beton, maka teori ini sudah tidak terlalu menjadi masalah besar.

Nah menurut saya konsep inilah yang perlu diketahui terlebih dahulu. Jadi tidak serta merta masalah posisi kamar diatas dapur akan langsung menyebabkan masalah perjodohan. Bila kondisi anak ibu selama ini selalu dalam keadaan bugar, jarang sakit, dan masih dapat berpenampilan menarik, maka sepertinya masalah tersebut bukan datang dari faktor Feng Shui dan perlu di selidiki kembali akar permasalahan yang sebenarnya. Semoga bermanfaat.

Wednesday, October 18, 2006

Posisi Tempat Tidur Dekat Jendela

(PROPERTI.BIZ edisi 9 / Oktober 2006)

Halo Pak Felix, salam kenal.
Nama saya Ibu Joly. Ada yang hendak saya tanyakan. Dulu anak saya sering sakit. Lalu ada seorang teman yang cukup mengerti tentang feng shui mengatakan bahwa penyebabnya adalah karena posisi tempat tidur yang kurang baik, yaitu tepat di belakang tempat tidur ada jendela. Beliau menyarankan agar posisi tempat tidurnya dipindahkan, dan setelah dipindahkan memang ada perubahan, yaitu tidak terlalu sering sakit lagi. Yang ingin saya tanyakan adalah, apa betul penyebeb penyakit anak saya ini karena posisi tempat tidur tersebut? Ataukah ada penyebab lain, karena walaupun sudah dipindah posisinya masih saja sesekali terkena penyakit.Berikut saya sertakan skesta kamar anak saya.Terima kasih.
Joly- Pendawa

Jawab:

Terima kasih kepada Ibu Joly atas pertanyaannya.
Sebelum menjawab lebih jauh, ijinkan saya untuk menjelaskan sedikit mengenai kesehatan seseorang. Perlu diingatkan bahwa ada cukup banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Jadi saya himbau agar bila ada masalah kesehatan sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa hal tersebut disebabkan oleh masalah Feng Shui. Tips dari saya adalah, bila ada anggota keluarga yang sering kali jatuh sakit, sebaiknya melakukan check up ke dokter terlebih dahulu, untuk memastikan apakah ada masalah dari sisi medis atau tidak. Misalnya ada penyakit bawaan sejak lahir, dimana membuat seorang anak mudah terserang penyakit. Bila secara medis ternyata tidak ada masalah, perlu kita perhatikan pula perilaku anak kita, apakah di sekolah atau tempat lain sering membeli jajanan yang kurang higienis atau tidak. Setelah faktor - faktor tersebut di perhatikan, barulah tidak ada salahnya kita melihat dari segi Feng Shui, apakah memang ada masalah atau tidak. Sebab penyelesaian dari sudut analisa Feng Shui tidak akan menjamin 100% seseorang akan menjadi sehat.

Sekarang kita melihat dari sisi analisa Feng Shui. Memang tidak disarankan untuk menempatkan tempat tidur yang disandarkan ke jendela, namun aturan ini tidaklah mutlak, karena hal ini tidaklah menjadi masalah bila ternyata jendela tersebut tidak pernah dibuka. Hal ini baru menjadi masalah ketika pada saat seseorang tidur dalam keadaan jendela terbuka, energi (Qi) atau angin akan mengalir tepat langsung negenai tubuh kita. Tentunya hal ini dapat mengganggu kesehatan seseorang. Biasanya penyakit yang sering muncul adalah penyakit yang berhubungan dengan pernafasan, atau sering sakit kepala. Maka penyelesaian paling baik adalah kita mengetahui sifat aliran angin,yaitu bila dalam satu ruang terdapat 2 lubang (jendela/ pintu) maka akan terjadi cross ventilation, aliran angin akan masuk dari salah satu lubang, dan keluar malalui lubang lain, maka diusahakan agar penempatan posisi tempat tidur tidak berada terlalu dekat dengan pusat aliran angin masuk ataukeluar (Jendela / Pintu).

Dari kasus kamar anak Ibu Joly, bila memang pada saat tidur siang atau di malam hari jendela sering dalam keadaan terbuka, maka ada kemungkinan bisa mempengaruhi kesehatan anak Ibu. Walaupun hal ini belum pasti, namun tidak ada salahnya bila masih memungkinkan, posisi tempat tidur sedikit di geser. Usulan dari teman Ibu sudah cukup baik, namun posisi tempat tidur masih bisa sedikit digeser ke sebelah tengah, untuk menjauhi posisi jendela.




Wednesday, September 27, 2006

Posisi Tempat Tidur Tegak Lurus Jalan

(PROPERTI.BIZ edisi 8 / September 2006)

Yth. Bapak Felix, karena Bapak kebetulan sedang membahas tentang ruang tidur, ada hal yang ingin saya tanyakan. Pada kasus kamar tidur saya, posisi ranjang adalah tegak lurus dengan jalan utama, apakah efek buruk yang mungkin timbul? Sebab setahu saya posisi tersebut tidak baik menurut Feng Shui, dan karena ukuran kamar saya kecil, maka tidak mungkin untuk merubah posisi ranjang. Apakah masalah tersebut bisa diatasi menggunakan kias? Kalau bisa, menggunakan apa? Terima Kasih sebelumnya.
Salam, 
Herman - Kopo

Jawab:

Terima kasih kepada Bapak Herman atas pertanyaannya. 
Kasus ini sering kali ditanyakan oleh klien-klien saya. Semoga jawaban saya bisa meluruskan pemikiran banyak orang yang kurang benar mengenai posisi tempat tidur. 

Jadi sebenarnya banyak yang salah persepsi mengenai konsep posisi tempat tidur yang tegak lurus dengan jalan utama. Posisi ini sebenarnya tidaklah bermasalah dalam perhitungan Feng Shui, jadi Bapak tidak perlu terlalu khawatir akan mendapatkan efek yang buruk. Malah mungkin pemikiran kita yang negatif / sugesti karena takut akan adanya efek buruk ini yang jauh lebih berbahaya dan lebih berpengaruh terhadap kehidupan Bapak. Maril kita selidiki lebih lanjut apa alasan dan sejarah dari konsep posisi tersebut.

Pada jaman dahulu, tipe / bentuk rumah chinese adalah tipikal / serupa, yaitu bentuk rumah yang tidak terlalu lebar, memanjang, tersusun secara row, sejajar dengan jalan utama, sehingga konstruksi atap yang terbentuk berupa atap pelana. Dengan penataan seperti ini otomatis balok wuwung juga akan melintang sejajar dengan jalan. Pada jaman tersebut bangunan belum menggunakan plafond, sehingga balok wuwung tersebut akan terlihat jelas.

Dengan penataaan yang sedemikian rupa, maka bila ada ranjang yang ditata posisinya tegak lurus jalan, maka kemungkinan besar posisi ranjang tersebut  berada tepat di bawah posisi balok wuwung yang posisinya melintang memotong badan kita. Hal inilah yang menjadi pokok permasalahan sebenarnya. Namun masalah ini diceritakan dari mulut ke mulut secara turun temurun,  tanpa disertai dengan penjelasan yang lengkap, sehingga yang beredar di masyarakat hanyalah kata-kata "tidak baik bila posisi ranjang tegak lurus dengan jalan!" tanpa tahu apa penyebabnya, dan bila kita tanyakan alasannya, mereka hanya menjawab "Pokoknya begitu! Turuti saja..". Sebenarnya yang menjadi masalah utamanya bukanlah dikarenakan posisinya yang tegak lurus jalan, melainkan penempatan posisi ranjang di bawah balok yang perlu dihindari, atau bentuk plafond yang menyerupai balok, karena adanya permainan interior plafond (lihat gambar). Disarankan bila ingin ada permainan interior khususnya pada plafond, agar bagian yang tepat di atas tempat tidur dibuat rata saja. Untuk analisa lebih lanjut, posisi ranjang sebaiknya disesuaikan dengan energi bangunan yang cocok untuk penempatan tempat tidur.

Selain masalah diatas, saya juga ingin meluruskan mengenai penyelesaian masalah Feng Shui. Penyelesaian Feng Shui yang baik adalah bukan dengan kias, menempatkan / menggantungkan benda-benda tertentu di bangunan, namun lebih dengan penyelesaian tata letak dan bentuk, yang tidak lain akan berhubungan dengan penataan arsitektur bangunan dan interior. 
Semoga Bermanfaat.



Sunday, August 27, 2006

Tata Letak Kamar Tidur

(PROPERTI.BIZ edisi 7 / Agustus 2006)

Kamar tidur adalah tempat yang pada umumnya paling lama kita gunakan ketika berada di rumah. Sebab pada umumnya setiap hari kita tidur sedikitnya antara 6 sampai 8 jam. Karena ruang ini kita tempati untuk waktu yang cukup lama dan dari segi fungsinya adalah untuk beristirahat melepas lelah, maka tentunya ruangan tersebut membutuhkan energi yang baik untuk istirahat dan lokasi yang tenang (bersifat yin), bukan energi yang baik untuk kegiatan aktif.

Selain posisi dari sudut pandang pola energi bangunan, posisi ruang tidur juga tidak disarankan berada di atas ruang dapur, terlebih bila posisi kompor berada tepat di bawah ranjang kita. Sebab dapur merupakan ruang yang bersifat aktif (yang) sehingga energi dari ruang dapur ini dapat mengganggu. Selain itu posisi ruang tidur yang berada di bawah kamar mandi/WC juga tidak disarankan, karena kamar mandi/WC merupakan ruang yang memiliki energi negatif, sehingga bila kamar tidur kita berada di bawahnya akan mendapatkan efek yang kurang baik dari energi negatif kamar mandi/WC. Dalam perhitungan Feng Shui, bentuk ruangan juga berpengaruh. Bentuk ruangan yang dimaksudkan di sini  adalah sebaiknya kamar tidur memiliki bentuk persegi. Tidak disarankan untuk bentuk ruangan  yang tidak beraturan, lebih-lebih bila bentuk ruangan tersebut memiliki sudut-sudut yang runcing menusuk ke ruang dalam. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari ilustrasi gambar di bawah ini. Yang bertanda silang adalah bentuk ruangan yang tidak dianjurkan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ventilasi dan pencahayaan. Sebaiknya sebuah kamar tidur berada di bagian sisi bangunan, sehingga bisa langsung mendapatkan sinar matahari melalui bukaan/jendela, dan udara dapat dengan bebas mengalir dari luar ke dalam. Dengan demikian tidak terjadi Qi energi yang stagnan atau terjebak di dalam ruangan.

Bagaimana dengan penghuninya, apakah posisi kamar tidur perlu disesuaikan dengan penghuninya? Jawabannya, Ya! Untuk pemilihan posisi, selain pertimbangan energi berdasarkan energi bangunan- yaitu yang polanya didapat berdasarkan arah hadap bangunan- sebaiknya penempatan kamar tidur ini juga disesuaikan dengan energi dari penghuninya. Dengan begitu, secara energi bangunan posisi kamar tidur memiliki energi yang baik dan cocok dengan orang yang tinggal di dalamnya. Dan dalam pemilihan nuansa warna ruangan, sebaiknya dipilih warna yang juga sesuai dengan energi orang yang tinggal di kamar tersebut. Namun tidak disarankan untuk menggunakan warna yang terlalu mencolok, karena akan memberikan efek aktif (yang) sehingga akan bertolak belakang dengan prinsip energi ruang tidur yang membutuhkan suasana yang lebih lembut, dan dengan demikian dapat membuat orang yang beristirahat merasa tidak tenang.

Selain pertimbangan dari bentuk ruangannya, penataan interior dalam kamar tidur juga perlu diperhatikan karena arah, posisi, bentuk furniture dan bahannya juga akan mempengaruhi energi. Pertama dari segi posisi dan arah, akan banyak berhubungan dengan energi penghuni. Lalu untuk bentuknya, aturannya tidak jauh berbeda dengan aturan bentuk ruangan, dimana tidak disarankan menggunakan bentuk furniture yang runcing, terutama yang dapat menusuk ke arah ranjang. Hal ini juga berlaku untuk penataan perabot seperti lemari, dimana dalam penataan yang salah sudut sudut lemari dapat menjadi sudut runcing yang memancarkan Qi buruk. Sedangkan untuk bahan, akan banyak disesuaikan dengan energi penghuni kamar tersebut. Masih banyak pembahasan mengenai masalah interior untuk kamar tidur, yang secara lebih detail akan dibahas pada edisi berikutnya. Semoga bermanfaat.